Total Tayangan Halaman

Pengikut

Kamis, 16 November 2017

SCREENPLAY FILM "DON'T TOUCH ME"




DON’T TOUCH ME
WRITTEN BY
MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md
Marwahqurotaayun_Scriptwriters Store
Tirto rt 05, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul
Yogyakarta, Indonesia
0857 26985181
marwantimarwahqurotaayun.blogspot.com

SURAT PERJANJIAN KONTRAK

PIHAK I                                                                                   PIHAK II
Scriptwriter                                                                           Produser Film


Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md                                  ---------------------------------
Menyatakan bahwa:
1.
2.
3.

Yogyakarta, 9 Oktober 2017
Tertanda                                                                                            Saksi
Materai 6.000
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md                                              ---------------------------


                                     STARLIGHT CINEMA
  “DON’T TOUCH ME”
PLAN THE PROJECT  FOR  STARLIGHT CINEMA
THE TITTLE           : DON’T TOUCH ME
SCRIPTWRITER  : MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md
TYPE OF FILM     : FIKSI UNTUK REMAJA MUSLIM

Irma sesosok gadis multitalent dengan kesibukan berbagai kegiatan kesehariannya. Irma seorang staff di Sekolah Menengah Pertama sambil mengajar les bahasa Inggris, sesuai dengan jurusan kuliahnya. Irma memang punya cita-cita sebagai guru bahasa Inggris juga sebagai penulis, tapi untuk sementara sambil menyelesaikan kuliahnya, Irma bekerja sebagai staff tata usaha sekolah. Disela kesibukan mengajar les bahasa Inggris, bekerja dan kuliah Irma juga mengikuti pelatihan Qiroah disuatu lembaga pendidikan dipusat kota. Bahkan setiap malam minggu, dua kali dalam sebulan Irma juga mengikuti kajian Qiroah bersama para senior Qori dan Qoriah. Irma juga memiliki hoby unik yaitu selfi dan fashion show.
INT.KANTOR TATA USAHA SEKOLAH-SIANG
Irma
(Sibuk didepan komputer dengan pekerjaannya di ruang  kantor tata usaha)
LONG SHOOT (CUT TO)

Irma
(Membereskan tempat kerja dan mengambil tas untuk berpamitan pulang setelah semua pekerjaan selesai)
Staff lain
“Sudah selesai mbak Irma.”
Irma
“Sudah bu, hari ini saya pulang duluan ya bu.”
Staff lain
“Ya memang sudah jamnya pulang kok, sebentar lagi saya juga mau pulang kok.”
Irma
“Saya duluan ya bu, Assalamu’alaikum.”
(berpamitan sambil berjabat tangan)
Staff lain
“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh”
(keluar ruang kantor menuju parkiran)
EXT.PARKIRAN MOTOR-SIANG
Irma
(Pulang mengendarai motor maticnya menuju kampus)
CUT TO/ FADE TO BLACK
Kisah ini berawal dari pengkhianatan seorang teman kuliahnya yang selalu iri dan meremehkannya karena dia tidak mampu seperti Irma. Amel yang selalu iri dengan Irma yang multitalent. Irma yang dari awal kuliah memang sudah terbiasa menulis buku dan bahkan sudah menghasilkan karya tulis namun masih dalam proses. Irma memang terlihat biasa tapi sebenarnya memiliki otak yang cerdas, ”Ibarat air diam-diam menghanyutkan”. Prestasi dikampus seakan biasa saja, tapi sesungguhnya Irma menyimpan banyak karya tulis. Jadi kalau Amel selalu meremehkan kemampuannya, Irma cuma tersenyum dan berkata dalam hati, “Akan aku buktikan suatu saat nanti”.
INT.RUANG CLASS-SIANG
Irma
(duduk diruang class sendiri sambil mengerjakan tugas kampus, dan beberapa saat kemudian datang beberapa mahasiswa lainnya termasuk Amel)
Amel dan teman-teman
“Assalamu’alaikum”
Irma
“Wa’alaikumussalam wr wb.”
(sesaat kemudian dosen masuk kelas dan menjelaskan tugas kampus yang harus dipresentasikan minggu depan)
Dosen
“Good Afternoon.”
Mahasiswa
“Good Afternoon sir.”
Dosen
“Bagaimana dengan tugas yang saya berikan minggu kemarin, apa ada yang sudah selesai?”
Irma
“Saya sudah selesai Pak.”
Dosen
“Coba lihat, Irma.”
(Dosen mengambil paper tugas kampus Irma)
“Tinggal revisi sedikit, minggu depan sudah siap presentasi ya Irma, yang lain gimana ini.”
Mahasiswa lain
“Belum pak, belum dapat ide.”
Dosen
“Kalian ini gimana, Irma saja sudah selesai dan siap presentasi minggu depan, pokoknya gak mau tau ya minggu depan kalian harus siap untuk mempresentasikan tugas kalian masing-masing.”
(Dosen mengakhiri class dan keluar dari ruangan class)
Dosen
“See you next week.”
Mahasiswa
“See you sir.”
CUT TO/ FADE TO BLACK

INT.RUANG CLASS-SIANG
Teman
“Mbak Irma sudah selesai tugasnya.”
Irma
“Sudah selesai tinggal revisi sedikit lagi, siap presentasi minggu depan.”
(sebelum pulang Irma merevisi tugasnya agar tidak tertunda-tunda, teman yang lain pun masih dikelas dan baru akan mulai mengerjakan tugas kampusnya)
Amel
“Lihat mbak Irma, kok cepet banget sih selesainya, apa bisa nanti kamu mempresentasikannya ?”
Irma
“Bisa dong, kamu sendiri bisa ngerjain nggak?!”
(Irma menjawab dengan tegas dan percaya diri)
Irma ingin ke kamar mandi sebentar dan menitipkan laptopnya kepada teman-teman yang lain. Amel yang sedang cuntel otaknya, gak punya ide sama sekali untuk mengerjakan tugasnya, tiba-tiba terfikir untuk mengcopas tugas Irma. Teman yang lain menyarankan agar tidak melakukannya tapi Amel memang bandel nggak mau berfikir kreatif sendiri, hanya bergantung dengan tugas Irma.
Teman
“Amel jangan copas mel, nanti klo ketahuan jadi masalah lho.’
Amel
“Biarin aja, masa bodoh.”
Teman lain
“Lha emang kamu bodho, bisanya copas gak kreatif, huuuuuuuu, tadi aja ngeremehin  Irma sekarang copas tugasnya, dasar kamu tuh picik.”
(tiba-tiba Irma masuk ruang kelas lagi, Amel terkejut dengan posisi laptop yang berubah dan kembali ketempat duduknya)
Irma
(Irma agak heran kenapa posisi laptopnya berubah arah, dan bertanya dalam hati apa ada yang menyentuh laptopnya, lalu melanjutkan revisi tugasnya)
Teman lain
“Hati-hati lho mbak Irma, tar ada yang copas tugasnya.”
Irma
“Ah nggak, aku dah selesai revisi. Aku pulang duluan ya teman-teman, Assalamu’alaikum.”
(Irma keluar meninggalkan ruangan kelas)
Teman-teman
“Wa’alaikumussalam wr wb”
CUT TO/ FADE TO BLACK
Amel pun semakin penasaran dengan teman kuliahnya ini, kenapa diremehkan tapi cuma tersenyum dan terlihat enjoy saja. Suatu saat Amel membuka laptop Irma dan ternyata Irma sudah memiliki banyak karya tulis yang membuatnya melongo dan terperangah malu sendiri. Tapi yang namanya Amel, selalu iri dan ingin selalu tampil menyaingi Irma meskipun dengan cara tidak baik bahkan licik sekalipun. Pada awalnya pertemanan mereka baik-baik saja, tapi setelah Irma mengetahui kelicikan teman kuliahnya ini, Irma memilih diam dan menjauhi Amel. Irma lebih menemukan kebahagiaan dalam kesendirian sehingga Irma sekarang menjadi gadis introvert, bergaul dengan teman lainnya jika sedang good mood atau seperlunya saja. Irma dan Amel sama-sama gadis jomblo gak pernah pacaran, tapi suatu saat Irma memiliki pacar dari chating disosmed. Disela kesibukan mengerjakan tugas kampus smartphonenya bergetar dan berdering tanda ada message masuk.
INT.KAMAR IRMA-MALAM
Irma
“Siapa ini ya, ada pesan masuk tapi aku gak kenal.”
(Irma membaca pesan itu dari Indra dan membalas pesan tersebut sekedarnya saja sambil melanjutkan mengerjakan tugas kampus)
MS – ECU/ ZOOM OUT
CUT TO FADE TO BLACK
Sore harinya Indra yang semalem kirim message ke Irma tiba-tiba datang kerumah Irma, rupanya sudah tahu rumah Irma. Irma terkejut, tapi Irma terburu-buru pergi karena sudah janji akan mengajar les bahasa Inggris.

Indra
“Irma......’
(tiba-tiba Indra sudah duduk diteras rumah bersama keluarganya)
Irma
“Ya, mas Indra ya, maaf hari ini aku buru-buru sudah janjian mau mengajar les, lain kali aja datang lagi.”
(Irma pergi mengendarai maticnya yang setia menemani beraktivitas)
CUT TO/ FADE TO BLACK

Tapi alangkah terkejutnya Irma melihat Indra berduaan bersama Amel teman kampusnya sewaktu pulang dari beraktifitas dan menghampiri mereka berdua.
Irma
“Oh, jadi kalian pacaran ya.”
Indra
Enggggaaak, gaaaak kok.”
Irma
“Terus apa klo tidak pacaran berdua-duaan gandengan tangan gitu.”
Irma
“Ya sudahlah.”
(Irma pergi meninggalkan mereka berdua)
Indra
“Irma, tunggu aku, dengarkan penjelasanku dulu.”
(Indra coba mengejar Irma dan memegang pundaknya)
Irma
“Don’t touch me, okey ! Jangan sentuh-sentuh aku, aku wanita, bukan hp touch screen yang bisa disentuh-sentuh”
Indra
“Okey, okey aku tak menyentuhmu, tapi dengarkan aku, aku sayang kamu.”

Irma
“Simpan kata sayangmu itu.”
(pergi meninggalkan Indra)
CUT TO

Beberapa hari kemudian Irma pergi mengikuti kajian Al-Qur’an dipusat kota yang sudah biasa diikutinya sejak tiga tahun yang lalu. Pas malam minggu dari pada BT dirumah lebih baik buat ngaji.
INT.MASJID-MALAM
Irma
“Dari pada BT dirumah lebih baik ikut kajian tilawah Al-Qur’an aja.”
(pergi ke pusat kota ikut kajian tilawah Al-Qur’an)
CUT TO/ FADE TO BLACK

INT.KAMAR IRMA-PAGI
Irma
“Aku mau mengulang kajian tadi malam.”
(setelah sholat subuh Irma mengulang tilawah semalam dan setelah itu melanjutkan mengerjakan tugas kampusnya)

Tiba-tiba Indra datang menemui Irma dengan membawa kado kecil untuk meminangnya.
Indra
“Assalamu’alaikum, Irma.”
(Indra mengetok pintu sambil mengucapkan salam)
Irma
“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.”
(Irma terkejut melihat Indra datang kerumah)
Indra
“Boleh aku masuk Irma.”
Irma
“Ya silahkan masuk, duduk.”
(Irma mempersilahkan Indra duduk di kursi depan kamar Irma)
Indra
“Irma aku beneran sayang kamu dan aku ingin kamu menerima ini sebagai tanda kamu menerima pinanganku.’
(Indra mengeluarkan kotak cincin dari sakunya)
Irma
(menerima kotak cincin itu dan memandanginya, diam tak berkata apapun)
Irma
“Aku tahu semua kebohonganmu dan sekarang saatnya mengakhiri semua, menikahlah dengan pacarmu dan jangan pernah temui aku lagi, jangan pernah permainkan hati seorang wanita, jangan sakiti wanita, silahkan tinggalkan aku sendiri aku bisa bahagia tanpamu.”
MS – ZOOM IN

            Irma pergi meninggalkan kota kelahirannya dan kembali merantau meraih cita dan cinta yang kandas menjadi nyata di masa depan yang cerah penuh makna. Irma sukses menjadi seorang scriptwriter dan sukses menemukan cinta sejati yang mampu memahami dan setia, saling melengkapi tuk menjadi sempurna dalam meraih ridho Illahi.

------------------------------------------------------THE END---------------------------------------------------------
TO BE CONTINUE IN STORY “CERDAS KREATIF DALAM SYAR’I”
SCRIPWRITER BY MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md



CERDAS KREATIF DALAM SYAR’I
WRITTEN BY
 MARWAHQUROTAAYUN.M

SURAT PERJANJIAN KONTRAK


PIHAK I                                                                                   PIHAK II
Scriptwriter                                                                           Produser Film


Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md                                  ---------------------------------

Menyatakan bahwa:
1.
2.
3.

Yogyakarta, 5 November 2017
Tertanda                                                                                            Saksi
Materai 6.000

Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md                                              ---------------------------



Penulis : Marwahqurotaayun. M                                                                               

Pasal 2
(1)Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta atau pemegang Hak Cipta untuk  mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 72
(1)Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat 9 (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1(satu) bulan dan / atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).
(2)Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak terkait sebagaimana dimaksud pada ayat satu (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
UU No.19 Tahun 2002


HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. DILARANG MENGUTIP ATAU MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI BUKU INI TANPA IZIN TERTULIS






GENRE FILM FIKSI EDUKASI DAN RELIGI
WRITTEN BY: MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md

CERDAS KREATIF DALAM SYAR’I

            Bu Irma adalah seorang produser film dan advertising dan suaminya seorang tour leader travel agency ibadah Haji dan Umroh. Kedua pasangan suami istri yang bekerja dengan prinsip kejujuran untuk beribadah meraih ridho Alloh swt. Keberkahan memang berlimpah pada keluarga Bu Irma dan suaminya, apalagi bu Irma mempekerjakan semua karyawannya dengan orang-orang pilihan yang taat pada aturan dan taat pada perintah Alloh, yang mengedepankan ibadah. Orang yang bisa bekerja dengan bu Irma adalah orang-orang pilihan dengan seleksi ketat, harus aktif beribadah sholat 5 waktu dan fasih membaca Qur’an, sehingga bu Irma menginginkan bekerja dalam lingkungan syar’i yang taat pada syariat Islam. Dalam mengcasting para aktor dan aktris pun bu Irma tidak sembarangan, memilih orang-orang terbaik.
            Suatu saat bu Irma mengcasting pasangan pemuda dan pemudi yang ingin membintangi film produksinya, namun ternyata sepasang pemuda pemudi tersebut terlibat cinta lokasi dan mengarah ke hal yang tidak baik, cenderung akan berpacaran. Bu Irma tentu saja tidak suka dengan pemandangan seperti yang dilihat yang tak sesuai dengan syariat Islam. Bu Irma langsung mempersilahkan kedua pemuda pemudi tersebut untuk meninggalkan ruang audisi dan tidak boleh mengikuti casting. Bu Irma langsung menyuruh asistennya mencari pengganti para talent yang akan dicasting dengan syarat tidak terlalu cantik dan tidak terlalu cakep tidak apa-apa yang penting cantik dan cakep akhlaknya. Bu Irma memang sosok yang bijak, lembut dan tegas dengan aturan dan sekali melihat orang sudah tidak suka, maka bu Irma sudah tidak mau memakainya.
1.INT.RUANG CASTING-DAY
            Di sela kesibukan bekerja bu Irma selalu menyempatkan membaca Qur’an, prinsip bu Irma adalah ibadah sambil bekerja, bukan bekerja sambil ibadah, jadi bu Irma sangat mengutamakan ibadah, menomor satukan Alloh dalam segala aktifitas, agar berkah.
Bu Irma (Long shoot)
“Assalamu’alaikum, selamat siang semua, selamat datang di rumah produksi kami,
Gimana kabarnya baik ?”

Semua peserta casting (over shoulder)
“Wa’alaikumussalam wr wb, kabar baik, selamat pagi.”
Bu Irma (Medium shoot)
“Oh ya selamat pagi, semangat pagi ya.”
(sambil tersenyum ramah menyambut para peserta casting yang bersemangat)
Bu Irma
“Kalian saya beri waktu satu jam untuk saling mengenal satu sama lain dan latihan mempersiapkan casting selanjutnya, saya tinggal dulu manfaatkan waktu seefective mungkin ya.”
(Bu Irma kembali ke ruang kerja, menguji kesabaran dan kesungguhan para peserta casting)

CUT TO/FADE TO BLACK
2.INT.RUANG KERJA-DAY
Bu Irma
(membaca Qur’an sambil mengawasi dengan monitor di ruang kerja, semua peserta casting yang terekam dari camera CCTV tersembunyi diruang casting)
            Bu Irma melihat keganjilan dan pemandangan yang tak sedap, ada dua orang peserta casting cowok dan cewek, yang kurang sopan mengumbar kemesraan di tempat umum padahal mereka baru saja kenal. Tentu saja Bu Irma tidak berkenan dengan hal tersebut, karena Bu Irma mencari seorang talent yang berbakat dan juga yang berakhlak baik. Bu Irma segera mengakhiri membaca Qur’an dan kembali ke ruang casting setelah satu jam memberi kesempatan para peserta casting.
CUT TO/ FADE TO BLACK
3.INT.RUANG CASTING-DAY
            Bu Irma bersama asistennya yang membawa berkas semua peserta casting kembali menuju ruang casting.
Bu Irma
“Selamat pagi semua, saya rasa sudah cukup waktu yang saya berikan selama satu jam ya.”
(medium shoot beserta asistennya)
Semua peserta casting (long shoot)
“Selamat pagi.”
Bu Irma
 Tapi disini tadi saya melihat ada sesuatu yang tidak berkenan, disini saya mencari seorang talent yang tidak hanya cantik dan berbakat tapi juga berakhlak baik, mampu menjaga sikap, tingkah laku dan adap kesopanan ditempat umum. Karena film yang kami produksi untuk berdakwah dan bisa menjadi contoh bagi para remaja serta masyarakat.
Assistent
“Kepada dua orang yang namanya saya sebut maju kedepan, saya kembalikan berkas kalian dan silahkan meninggalkan ruangan ini.”
(dua peserta casting yang disebut maju kedepan mengambil berkas dan meninggalkan ruang casting)
Bu Irma
“Kalian tahu kenapa ada dua orang teman kalian tadi gugur mengikuti casting saya ? Ada yang tahu jawabannya ?”
Semua peserta casting (over shoulder)
(diam tak menjawab sepatah katapun, mendadak ruang casting sunyi senyap tanpa suara)
Assistent
“ Tentu saja kalian sudah tahu jawabannya bukan ? kalian tadi melihat pemandangan yang kurang sopan pada dua calon peserta casting yang keluar tadi, itulah jawabannya.”
Bu Irma
“Rumah produksi kami membutuhkan seorang talent yang tidak hanya cantik dan cakep juga berbakat, tapi lebih dari itu juga memiliki akhlak yang baik, punya adap sopan santun dan bisa menjadi personality yang dapat menjadi contoh yang baik bukan hanya di stage tapi juga di backstage. Saya rasa kalian faham ya dan jangan sampai kejadian seperti tadi terulang lagi.”
Assistent
“Casting segera kita mulai saja untuk mempersingkat waktu karena sudah mulai siang dan mendekati waktu sholat dzuhur.”
(Bu Irma menuju ruang kerja dan assistentnya memanggil peserta casting satu per satu)
CUT TO
4.INT.RUANG KERJA-DAY
            Bu Irma duduk diruang kerja dan mulai mengcasting semua peserta satu persatu dengan ditemani assistennya yang mempersiapkan berkas peserta casting .
Assistent (Long shoot)
“Nama yang saya panggil silahkan menuju ruangan Bu Irma ya.”
(membaca nama satu per satu peserta casting yang tertulis di amplop depan dan memanggilnya sampai pada peserta terakhir)
Bu Irma (Long shoot)
(mengcasting semua peserta)
CUT TO/ FADE TO BLACK
5.INT.RUANG CASTING-DAY
Bu Irma
“Alhamdulillah casting hari ini sudah selesai dan hasil akan saya umumkan setelah sholat dzuhur. Silahkan yang mau sholat, mushola ada di lantai atas.”
( Bu Irma segera meninggalkan ruang casting dan menuju mushola)
            Bu Irma yang bekerja secara profesional dan jujur juga punya penampilan yang menarik serta ellegant, saat berada dikantor mengenakan stelan jas dan rok dengan dipadu kerudung dan juga sedikit accesories untuk mempermanis penampilan. Tapi di luar jam kerja bu Irma selalu menggunakan gamis dan jilbab panjang yang syar’i. Semua peserta casting kagum melihat dua sisi penampilan yang berbeda dari bu Irma yang begitu profesional dan juga didampingi seorang suami yang cakep, tawaduk dan kharismatik yang akan memimpin sholat dzuhur.
6.INT.RUANG CASTING-DAY
Saatnya pengumuman untuk menentukan para talent yang terpilih atas penilaian dan pilihan bu Irma sendiri.
7.INT.RUANG KELUARGA-AFTERNOON
Setelah menikah bu Irma memiliki tiga anak perempuan semua, disela kesibukan memproduksi film Bu Irma punya hoby menulis buku. Hoby bu Irma menghasilkan finansial yang tidak sedikit sehingga bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga juga sebagian ditabung untuk membangun studio dan masjid dilantai atas studio di kampung tanah warisan almarhum bapak  bu Irma. Setiap sore hari menjelang senja bu Irma berkumpul bersama suami dan anak-anak untuk makan bersama sambil menunggu waktu maghrib. Setelah melaksanakan ibadah sholat maghrib bu Irma mengaji bersama suami dan anak-anak. Bu Irma dan suami saling membantu dalam membimbing anak-anak mengaji, kebetulan sebelum menikah bu Irma pernah belajar tilawah Al-Qur’an sehingga sedikit bisa membaca Qur’an dengan lagu Qiroah. Bu Irma mengajari tilawah Al-Qur’an anak-anak, tapi karena Bu Irma sendiri kurang begitu capable menguasai ilmu tilawah, maka bu Irma meminta suaminya agar mencarikan seorang ustadzah di sekitar kota Bandung untuk mengajar tilawah Al-Qur’an untuk bu Irma dan anak-anak.
8.INT.DAPUR-MORNING
            Kota Bandung yang memang berhawa dingin, dipagi hari yang lumayan sejuk menurut bu Irma, tapi setelah sholat subuh bu Irma segera memasak menyiapkan sarapan pagi untuk suami dan anak-anak. Setelah semua selesai mandi dan siap untuk berangkat sekolah mereka sarapan pagi bersama di meja makan. Setelah itu suami bu Irma mengantar anak-anak sekolah sekalian berangkat ke kantor. Sedangkan bu Irma segera mandi dan bersiap ngantor yang ada di rumah sendiri. Bu Irma bisa berperan ganda untuk suami, keluarga dan urusan karirnya. Bu Irma sangat pandai mengatur waktu seefective mungkin. Pada siangnya ketika suami masih bekerja dikantor, gantian bu Irma yang menjemput anak-anak pulang sekolah.
9.INT.LIVINGROOM-NIGHT
            Suami bu Irma yang seorang tour leader travel agency Haji dan Umroh diam-diam telah membeli seat ibadah Umroh untuk sekeluarga sekeluarga.
Suami bu Irma
“Ma aku punya kejutan buat mama.”
Bu Irma
“Apa Aa’ ?”
Suami bu Irma
“Aku punya tiket ibadah umroh untuk sekeluarga, besok pagi kita mulai beres-beres ya.”
Bu Irma
“Apa A’....? Apa aku tidak mimpi...? Kita akan bertamu ke rumah Alloh, ke Baitullah ?
Suami bu Irma
“Tidak ma, kamu tidak mimpi, ini nyata.”
Bu Irma
“Ya Alloh terimakasih akhirnya Engkau mengundangku bertamu ke rumah-Mu.
Baiklah A’ aku siap-siap mengepack pakaian ke dalam travel bag.”
                                                                       


Suara Hatiku

Aa’ aku tau  kau datang
Kau sentuh hatiku
Memberi rasa tenang
Damai dihatiku
 cinta sejati yang ku rasa
Itulah yang kudamba
Aku dan kamu
punya rasa yang sama
Jika kau benar sayang aku

Halalkan aku
 jadi  pendamping setia
Menyempurnakan ibadah
Meraih ridho Alloh
Menuju jannah-Nya
Reff:    Suara hatiku berkata
Kau datang karena rencana Alloh
Rencana indah yang tak terduga
Itulah rahasia Alloh



Written by Marwahqurotaayun.M

Aa’ aku sengaja menulis naskah film ini untuk kita, jika benar adanya aku ingin semua mimpi akan jadi nyata, tidak sekedar mimpi saja.Aku ingin meraih mimpi bersamamu, berjalan seiring bersama, seirama saling melengkapi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara Qolbu Books Collection Written by Marwahqurotaayun. M

Marwahqurotaayun Books Collection of Mutiara Qolbu that written by myself has printed and this is Master of printed. 1.This is the ...