DON’T TOUCH ME
WRITTEN BY
MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN,
A.Md
Marwahqurotaayun_Scriptwriters Store
Tirto rt 05, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul
Yogyakarta, Indonesia
0857 26985181
marwantimarwahqurotaayun.blogspot.com
SURAT
PERJANJIAN KONTRAK
PIHAK
I PIHAK
II
Scriptwriter Produser
Film
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md ---------------------------------
Menyatakan bahwa:
1.
2.
3.
Yogyakarta, 9 Oktober 2017
Tertanda Saksi
Materai 6.000
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md ---------------------------
STARLIGHT CINEMA
“DON’T TOUCH ME”
PLAN THE PROJECT
FOR STARLIGHT CINEMA
THE TITTLE :
DON’T TOUCH ME
SCRIPTWRITER : MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md
TYPE OF FILM :
FIKSI UNTUK REMAJA MUSLIM
Irma sesosok gadis multitalent dengan
kesibukan berbagai kegiatan kesehariannya. Irma seorang staff di Sekolah Menengah
Pertama sambil mengajar les bahasa Inggris, sesuai dengan jurusan kuliahnya.
Irma memang punya cita-cita sebagai guru bahasa Inggris juga sebagai penulis,
tapi untuk sementara sambil menyelesaikan kuliahnya, Irma bekerja sebagai staff
tata usaha sekolah. Disela kesibukan mengajar les bahasa Inggris, bekerja dan
kuliah Irma juga mengikuti pelatihan Qiroah disuatu lembaga pendidikan dipusat
kota. Bahkan setiap malam minggu, dua kali dalam sebulan Irma juga mengikuti
kajian Qiroah bersama para senior Qori dan Qoriah. Irma juga memiliki hoby unik
yaitu selfi dan fashion show.
INT.KANTOR TATA USAHA SEKOLAH-SIANG
Irma
(Sibuk didepan komputer dengan
pekerjaannya di ruang kantor tata usaha)
LONG SHOOT (CUT TO)
Irma
(Membereskan tempat kerja dan
mengambil tas untuk berpamitan pulang setelah semua pekerjaan selesai)
Staff lain
“Sudah selesai mbak Irma.”
Irma
“Sudah bu, hari ini saya pulang
duluan ya bu.”
Staff lain
“Ya memang sudah jamnya pulang kok,
sebentar lagi saya juga mau pulang kok.”
Irma
“Saya duluan ya bu,
Assalamu’alaikum.”
(berpamitan sambil berjabat tangan)
Staff lain
“Wa’alaikumussalam warahmatullah
wabarakatuh”
(keluar ruang kantor menuju parkiran)
EXT.PARKIRAN MOTOR-SIANG
Irma
(Pulang mengendarai motor maticnya
menuju kampus)
CUT TO/ FADE TO BLACK
Kisah ini berawal dari pengkhianatan
seorang teman kuliahnya yang selalu iri dan meremehkannya karena dia tidak
mampu seperti Irma. Amel yang selalu iri dengan Irma yang multitalent. Irma
yang dari awal kuliah memang sudah terbiasa menulis buku dan bahkan sudah
menghasilkan karya tulis namun masih dalam proses. Irma memang terlihat biasa
tapi sebenarnya memiliki otak yang cerdas, ”Ibarat air diam-diam
menghanyutkan”. Prestasi dikampus seakan biasa saja, tapi sesungguhnya Irma
menyimpan banyak karya tulis. Jadi kalau Amel selalu meremehkan kemampuannya,
Irma cuma tersenyum dan berkata dalam hati, “Akan aku buktikan suatu saat
nanti”.
INT.RUANG CLASS-SIANG
Irma
(duduk diruang class sendiri sambil
mengerjakan tugas kampus, dan beberapa saat kemudian datang beberapa mahasiswa
lainnya termasuk Amel)
Amel dan teman-teman
“Assalamu’alaikum”
Irma
“Wa’alaikumussalam wr wb.”
(sesaat kemudian dosen masuk kelas
dan menjelaskan tugas kampus yang harus dipresentasikan minggu depan)
Dosen
“Good Afternoon.”
Mahasiswa
“Good Afternoon sir.”
Dosen
“Bagaimana dengan tugas yang saya
berikan minggu kemarin, apa ada yang sudah selesai?”
Irma
“Saya sudah selesai Pak.”
Dosen
“Coba lihat, Irma.”
(Dosen mengambil paper tugas kampus Irma)
“Tinggal revisi sedikit, minggu depan
sudah siap presentasi ya Irma, yang lain gimana ini.”
Mahasiswa lain
“Belum pak, belum dapat ide.”
Dosen
“Kalian ini gimana, Irma saja sudah
selesai dan siap presentasi minggu depan, pokoknya gak mau tau ya minggu depan
kalian harus siap untuk mempresentasikan tugas kalian masing-masing.”
(Dosen mengakhiri class dan keluar
dari ruangan class)
Dosen
“See you next week.”
Mahasiswa
“See you sir.”
CUT TO/ FADE TO BLACK
INT.RUANG CLASS-SIANG
Teman
“Mbak Irma sudah selesai tugasnya.”
Irma
“Sudah selesai tinggal revisi sedikit
lagi, siap presentasi minggu depan.”
(sebelum pulang Irma merevisi
tugasnya agar tidak tertunda-tunda, teman yang lain pun masih dikelas dan baru
akan mulai mengerjakan tugas kampusnya)
Amel
“Lihat mbak Irma, kok cepet banget
sih selesainya, apa bisa nanti kamu mempresentasikannya ?”
Irma
“Bisa dong, kamu sendiri bisa
ngerjain nggak?!”
(Irma menjawab dengan tegas dan
percaya diri)
Irma ingin ke kamar mandi sebentar
dan menitipkan laptopnya kepada teman-teman yang lain. Amel yang sedang cuntel
otaknya, gak punya ide sama sekali untuk mengerjakan tugasnya, tiba-tiba terfikir
untuk mengcopas tugas Irma. Teman yang lain menyarankan agar tidak melakukannya
tapi Amel memang bandel nggak mau berfikir kreatif sendiri, hanya bergantung
dengan tugas Irma.
Teman
“Amel jangan copas mel, nanti
klo ketahuan jadi masalah lho.’
Amel
“Biarin aja, masa bodoh.”
Teman lain
“Lha emang kamu bodho,
bisanya copas gak kreatif, huuuuuuuu, tadi aja ngeremehin Irma sekarang copas tugasnya, dasar kamu tuh
picik.”
(tiba-tiba Irma masuk ruang
kelas lagi, Amel terkejut dengan posisi laptop yang berubah dan kembali
ketempat duduknya)
Irma
(Irma agak heran kenapa
posisi laptopnya berubah arah, dan bertanya dalam hati apa ada yang menyentuh
laptopnya, lalu melanjutkan revisi tugasnya)
Teman lain
“Hati-hati lho mbak Irma, tar
ada yang copas tugasnya.”
Irma
“Ah nggak, aku dah selesai
revisi. Aku pulang duluan ya teman-teman, Assalamu’alaikum.”
(Irma keluar meninggalkan
ruangan kelas)
Teman-teman
“Wa’alaikumussalam wr wb”
CUT TO/ FADE TO BLACK
Amel pun semakin penasaran dengan
teman kuliahnya ini, kenapa diremehkan tapi cuma tersenyum dan terlihat enjoy
saja. Suatu saat Amel membuka laptop Irma dan ternyata Irma sudah memiliki
banyak karya tulis yang membuatnya melongo dan terperangah malu sendiri. Tapi
yang namanya Amel, selalu iri dan ingin selalu tampil menyaingi Irma meskipun dengan
cara tidak baik bahkan licik sekalipun. Pada awalnya pertemanan mereka
baik-baik saja, tapi setelah Irma mengetahui kelicikan teman kuliahnya ini,
Irma memilih diam dan menjauhi Amel. Irma lebih menemukan kebahagiaan dalam
kesendirian sehingga Irma sekarang menjadi gadis introvert, bergaul dengan
teman lainnya jika sedang good mood atau seperlunya saja. Irma dan Amel
sama-sama gadis jomblo gak pernah pacaran, tapi suatu saat Irma memiliki pacar
dari chating disosmed. Disela kesibukan mengerjakan tugas kampus smartphonenya
bergetar dan berdering tanda ada message masuk.
INT.KAMAR IRMA-MALAM
Irma
“Siapa ini ya, ada pesan masuk tapi
aku gak kenal.”
(Irma membaca pesan itu dari Indra
dan membalas pesan tersebut sekedarnya saja sambil melanjutkan mengerjakan tugas
kampus)
MS – ECU/ ZOOM OUT
CUT TO FADE TO BLACK
Sore harinya Indra yang semalem kirim
message ke Irma tiba-tiba datang kerumah Irma, rupanya sudah tahu rumah Irma.
Irma terkejut, tapi Irma terburu-buru pergi karena sudah janji akan mengajar
les bahasa Inggris.
Indra
“Irma......’
(tiba-tiba Indra sudah duduk
diteras rumah bersama keluarganya)
Irma
“Ya, mas Indra ya, maaf hari
ini aku buru-buru sudah janjian mau mengajar les, lain kali aja datang lagi.”
(Irma pergi mengendarai
maticnya yang setia menemani beraktivitas)
CUT TO/ FADE TO BLACK
Tapi alangkah terkejutnya Irma
melihat Indra berduaan bersama Amel teman kampusnya sewaktu pulang dari
beraktifitas dan menghampiri mereka berdua.
Irma
“Oh, jadi kalian pacaran ya.”
Indra
Enggggaaak, gaaaak kok.”
Irma
“Terus apa klo tidak pacaran
berdua-duaan gandengan tangan gitu.”
Irma
“Ya sudahlah.”
(Irma pergi meninggalkan
mereka berdua)
Indra
“Irma, tunggu aku, dengarkan
penjelasanku dulu.”
(Indra coba mengejar Irma dan
memegang pundaknya)
Irma
“Don’t touch me, okey !
Jangan sentuh-sentuh aku, aku wanita, bukan hp touch screen yang bisa
disentuh-sentuh”
Indra
“Okey, okey aku tak
menyentuhmu, tapi dengarkan aku, aku sayang kamu.”
Irma
“Simpan kata sayangmu itu.”
(pergi meninggalkan Indra)
CUT TO
Beberapa hari kemudian Irma pergi
mengikuti kajian Al-Qur’an dipusat kota yang sudah biasa diikutinya sejak tiga
tahun yang lalu. Pas malam minggu dari pada BT dirumah lebih baik buat ngaji.
INT.MASJID-MALAM
Irma
“Dari pada BT dirumah lebih
baik ikut kajian tilawah Al-Qur’an aja.”
(pergi ke pusat kota ikut
kajian tilawah Al-Qur’an)
CUT TO/ FADE TO BLACK
INT.KAMAR IRMA-PAGI
Irma
“Aku mau mengulang kajian tadi malam.”
(setelah sholat subuh Irma mengulang
tilawah semalam dan setelah itu melanjutkan mengerjakan tugas kampusnya)
Tiba-tiba Indra datang menemui Irma dengan membawa
kado kecil untuk meminangnya.
Indra
“Assalamu’alaikum, Irma.”
(Indra mengetok pintu sambil
mengucapkan salam)
Irma
“Wa’alaikumussalam warahmatullah
wabarakatuh.”
(Irma terkejut melihat Indra datang
kerumah)
Indra
“Boleh aku masuk Irma.”
Irma
“Ya silahkan masuk, duduk.”
(Irma mempersilahkan Indra duduk di
kursi depan kamar Irma)
Indra
“Irma aku beneran sayang kamu dan aku
ingin kamu menerima ini sebagai tanda kamu menerima pinanganku.’
(Indra mengeluarkan kotak cincin dari
sakunya)
Irma
(menerima kotak cincin itu dan
memandanginya, diam tak berkata apapun)
Irma
“Aku tahu semua
kebohonganmu dan sekarang saatnya mengakhiri semua, menikahlah dengan pacarmu
dan jangan pernah temui aku lagi, jangan pernah permainkan hati seorang wanita,
jangan sakiti wanita, silahkan tinggalkan aku sendiri aku bisa bahagia
tanpamu.”
MS – ZOOM IN
Irma pergi meninggalkan kota kelahirannya
dan kembali merantau meraih cita dan cinta yang kandas menjadi nyata di masa
depan yang cerah penuh makna. Irma sukses menjadi seorang scriptwriter dan
sukses menemukan cinta sejati yang mampu memahami dan setia, saling melengkapi
tuk menjadi sempurna dalam meraih ridho Illahi.
------------------------------------------------------THE
END---------------------------------------------------------
TO BE CONTINUE
IN STORY “CERDAS KREATIF DALAM SYAR’I”
SCRIPWRITER BY
MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md
CERDAS KREATIF DALAM SYAR’I
WRITTEN BY
MARWAHQUROTAAYUN.M
SURAT
PERJANJIAN KONTRAK
PIHAK
I PIHAK
II
Scriptwriter Produser
Film
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md ---------------------------------
Menyatakan bahwa:
1.
2.
3.
Yogyakarta, 5 November 2017
Tertanda Saksi
Materai 6.000
Marwanti Marwahqurotaayun, A.Md ---------------------------
Penulis : Marwahqurotaayun. M
Pasal
2
(1)Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta
atau pemegang Hak Cipta untuk
mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, yang timbul secara otomatis
setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 72
(1)Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan
perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat 9 (1)
dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat
1(satu) bulan dan / atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta
rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan atau denda paling
banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).
(2)Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan,
mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil
pelanggaran Hak Cipta atau Hak terkait sebagaimana dimaksud pada ayat satu (1)
dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan / atau denda
paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
UU No.19 Tahun 2002
|
HAK CIPTA
DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. DILARANG MENGUTIP ATAU MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI BUKU INI TANPA IZIN TERTULIS
|
GENRE FILM FIKSI EDUKASI DAN RELIGI
WRITTEN BY: MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md
CERDAS KREATIF
DALAM SYAR’I
Bu
Irma adalah seorang produser film dan advertising dan suaminya seorang tour
leader travel agency ibadah Haji dan Umroh. Kedua pasangan suami istri yang
bekerja dengan prinsip kejujuran untuk beribadah meraih ridho Alloh swt.
Keberkahan memang berlimpah pada keluarga Bu Irma dan suaminya, apalagi bu Irma
mempekerjakan semua karyawannya dengan orang-orang pilihan yang taat pada
aturan dan taat pada perintah Alloh, yang mengedepankan ibadah. Orang yang bisa
bekerja dengan bu Irma adalah orang-orang pilihan dengan seleksi ketat, harus
aktif beribadah sholat 5 waktu dan fasih membaca Qur’an, sehingga bu Irma menginginkan
bekerja dalam lingkungan syar’i yang taat pada syariat Islam. Dalam mengcasting
para aktor dan aktris pun bu Irma tidak sembarangan, memilih orang-orang
terbaik.
Suatu
saat bu Irma mengcasting pasangan pemuda dan pemudi yang ingin membintangi film
produksinya, namun ternyata sepasang pemuda pemudi tersebut terlibat cinta
lokasi dan mengarah ke hal yang tidak baik, cenderung akan berpacaran. Bu Irma
tentu saja tidak suka dengan pemandangan seperti yang dilihat yang tak sesuai
dengan syariat Islam. Bu Irma langsung mempersilahkan kedua pemuda pemudi
tersebut untuk meninggalkan ruang audisi dan tidak boleh mengikuti casting. Bu
Irma langsung menyuruh asistennya mencari pengganti para talent yang akan
dicasting dengan syarat tidak terlalu cantik dan tidak terlalu cakep tidak
apa-apa yang penting cantik dan cakep akhlaknya. Bu Irma memang sosok yang
bijak, lembut dan tegas dengan aturan dan sekali melihat orang sudah tidak
suka, maka bu Irma sudah tidak mau memakainya.
1.INT.RUANG CASTING-DAY
Di
sela kesibukan bekerja bu Irma selalu menyempatkan membaca Qur’an, prinsip bu
Irma adalah ibadah sambil bekerja, bukan bekerja sambil ibadah, jadi bu Irma
sangat mengutamakan ibadah, menomor satukan Alloh dalam segala aktifitas, agar
berkah.
Bu Irma (Long shoot)
“Assalamu’alaikum, selamat siang
semua, selamat datang di rumah produksi kami,
Gimana kabarnya baik ?”
Semua peserta casting (over shoulder)
“Wa’alaikumussalam wr wb, kabar baik,
selamat pagi.”
Bu Irma (Medium shoot)
“Oh ya selamat pagi, semangat pagi ya.”
(sambil tersenyum ramah menyambut
para peserta casting yang bersemangat)
Bu Irma
“Kalian saya beri waktu satu jam
untuk saling mengenal satu sama lain dan latihan mempersiapkan casting
selanjutnya, saya tinggal dulu manfaatkan waktu seefective mungkin ya.”
(Bu Irma kembali ke ruang kerja,
menguji kesabaran dan kesungguhan para peserta casting)
CUT TO/FADE TO BLACK
2.INT.RUANG KERJA-DAY
Bu Irma
(membaca Qur’an sambil mengawasi
dengan monitor di ruang kerja, semua peserta casting yang terekam dari camera
CCTV tersembunyi diruang casting)
Bu
Irma melihat keganjilan dan pemandangan yang tak sedap, ada dua orang peserta
casting cowok dan cewek, yang kurang sopan mengumbar kemesraan di tempat umum
padahal mereka baru saja kenal. Tentu saja Bu Irma tidak berkenan dengan hal
tersebut, karena Bu Irma mencari seorang talent yang berbakat dan juga yang
berakhlak baik. Bu Irma segera mengakhiri membaca Qur’an dan kembali ke ruang
casting setelah satu jam memberi kesempatan para peserta casting.
CUT TO/ FADE TO BLACK
3.INT.RUANG CASTING-DAY
Bu
Irma bersama asistennya yang membawa berkas semua peserta casting kembali
menuju ruang casting.
Bu Irma
“Selamat pagi semua, saya rasa sudah
cukup waktu yang saya berikan selama satu jam ya.”
(medium shoot beserta asistennya)
Semua peserta casting (long shoot)
“Selamat pagi.”
Bu Irma
Tapi disini tadi saya melihat ada sesuatu yang
tidak berkenan, disini saya mencari seorang talent yang tidak hanya cantik dan
berbakat tapi juga berakhlak baik, mampu menjaga sikap, tingkah laku dan adap
kesopanan ditempat umum. Karena film yang kami produksi untuk berdakwah dan
bisa menjadi contoh bagi para remaja serta masyarakat.
Assistent
“Kepada dua orang yang namanya saya
sebut maju kedepan, saya kembalikan berkas kalian dan silahkan meninggalkan
ruangan ini.”
(dua peserta casting yang disebut
maju kedepan mengambil berkas dan meninggalkan ruang casting)
Bu Irma
“Kalian tahu kenapa ada dua orang
teman kalian tadi gugur mengikuti casting saya ? Ada yang tahu jawabannya ?”
Semua peserta casting (over shoulder)
(diam tak menjawab sepatah katapun,
mendadak ruang casting sunyi senyap tanpa suara)
Assistent
“ Tentu saja kalian sudah tahu
jawabannya bukan ? kalian tadi melihat pemandangan yang kurang sopan pada dua
calon peserta casting yang keluar tadi, itulah jawabannya.”
Bu Irma
“Rumah produksi kami membutuhkan
seorang talent yang tidak hanya cantik dan cakep juga berbakat, tapi lebih dari
itu juga memiliki akhlak yang baik, punya adap sopan santun dan bisa menjadi
personality yang dapat menjadi contoh yang baik bukan hanya di stage tapi juga
di backstage. Saya rasa kalian faham ya dan jangan sampai kejadian seperti tadi
terulang lagi.”
Assistent
“Casting segera kita mulai saja untuk
mempersingkat waktu karena sudah mulai siang dan mendekati waktu sholat
dzuhur.”
(Bu Irma menuju ruang kerja dan
assistentnya memanggil peserta casting satu per satu)
CUT TO
4.INT.RUANG KERJA-DAY
Bu
Irma duduk diruang kerja dan mulai mengcasting semua peserta satu persatu
dengan ditemani assistennya yang mempersiapkan berkas peserta casting .
Assistent (Long shoot)
“Nama yang saya panggil silahkan
menuju ruangan Bu Irma ya.”
(membaca nama satu per satu peserta
casting yang tertulis di amplop depan dan memanggilnya sampai pada peserta
terakhir)
Bu Irma (Long shoot)
(mengcasting semua peserta)
CUT TO/ FADE TO BLACK
5.INT.RUANG CASTING-DAY
Bu Irma
“Alhamdulillah casting hari ini sudah
selesai dan hasil akan saya umumkan setelah sholat dzuhur. Silahkan yang mau
sholat, mushola ada di lantai atas.”
( Bu Irma segera meninggalkan ruang
casting dan menuju mushola)
Bu
Irma yang bekerja secara profesional dan jujur juga punya penampilan yang
menarik serta ellegant, saat berada dikantor mengenakan stelan jas dan rok
dengan dipadu kerudung dan juga sedikit accesories untuk mempermanis
penampilan. Tapi di luar jam kerja bu Irma selalu menggunakan gamis dan jilbab
panjang yang syar’i. Semua peserta casting kagum melihat dua sisi penampilan
yang berbeda dari bu Irma yang begitu profesional dan juga didampingi seorang
suami yang cakep, tawaduk dan kharismatik yang akan memimpin sholat dzuhur.
6.INT.RUANG CASTING-DAY
Saatnya pengumuman untuk menentukan para talent yang
terpilih atas penilaian dan pilihan bu Irma sendiri.
7.INT.RUANG KELUARGA-AFTERNOON
Setelah menikah bu Irma memiliki tiga
anak perempuan semua, disela kesibukan memproduksi film Bu Irma punya hoby
menulis buku. Hoby bu Irma menghasilkan finansial yang tidak sedikit sehingga
bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga juga sebagian ditabung untuk
membangun studio dan masjid dilantai atas studio di kampung tanah warisan
almarhum bapak bu Irma. Setiap sore hari
menjelang senja bu Irma berkumpul bersama suami dan anak-anak untuk makan
bersama sambil menunggu waktu maghrib. Setelah melaksanakan ibadah sholat
maghrib bu Irma mengaji bersama suami dan anak-anak. Bu Irma dan suami saling
membantu dalam membimbing anak-anak mengaji, kebetulan sebelum menikah bu Irma
pernah belajar tilawah Al-Qur’an sehingga sedikit bisa membaca Qur’an dengan
lagu Qiroah. Bu Irma mengajari tilawah Al-Qur’an anak-anak, tapi karena Bu Irma
sendiri kurang begitu capable menguasai ilmu tilawah, maka bu Irma meminta
suaminya agar mencarikan seorang ustadzah di sekitar kota Bandung untuk
mengajar tilawah Al-Qur’an untuk bu Irma dan anak-anak.
8.INT.DAPUR-MORNING
Kota
Bandung yang memang berhawa dingin, dipagi hari yang lumayan sejuk menurut bu
Irma, tapi setelah sholat subuh bu Irma segera memasak menyiapkan sarapan pagi
untuk suami dan anak-anak. Setelah semua selesai mandi dan siap untuk berangkat
sekolah mereka sarapan pagi bersama di meja makan. Setelah itu suami bu Irma
mengantar anak-anak sekolah sekalian berangkat ke kantor. Sedangkan bu Irma
segera mandi dan bersiap ngantor yang ada di rumah sendiri. Bu Irma bisa berperan
ganda untuk suami, keluarga dan urusan karirnya. Bu Irma sangat pandai mengatur
waktu seefective mungkin. Pada siangnya ketika suami masih bekerja dikantor,
gantian bu Irma yang menjemput anak-anak pulang sekolah.
9.INT.LIVINGROOM-NIGHT
Suami
bu Irma yang seorang tour leader travel agency Haji dan Umroh diam-diam telah
membeli seat ibadah Umroh untuk sekeluarga sekeluarga.
Suami bu Irma
“Ma aku punya kejutan buat mama.”
Bu Irma
“Apa Aa’ ?”
Suami bu Irma
“Aku punya tiket ibadah umroh untuk
sekeluarga, besok pagi kita mulai beres-beres ya.”
Bu Irma
“Apa A’....? Apa aku tidak mimpi...?
Kita akan bertamu ke rumah Alloh, ke Baitullah ?
Suami bu Irma
“Tidak ma, kamu tidak mimpi, ini
nyata.”
Bu Irma
“Ya Alloh terimakasih akhirnya Engkau
mengundangku bertamu ke rumah-Mu.
Baiklah A’ aku siap-siap mengepack
pakaian ke dalam travel bag.”
Suara
Hatiku
Aa’ aku tau kau datang
Kau sentuh hatiku
Memberi rasa tenang
Damai dihatiku
cinta sejati yang ku rasa
Itulah yang kudamba
Aku dan kamu
punya rasa yang sama
Jika kau benar sayang aku
Halalkan aku
jadi
pendamping setia
Menyempurnakan ibadah
Meraih ridho Alloh
Menuju jannah-Nya
Reff: Suara hatiku berkata
Kau datang
karena rencana Alloh
Rencana indah
yang tak terduga
Itulah rahasia
Alloh
Written by Marwahqurotaayun.M
Aa’ aku sengaja menulis naskah film ini untuk kita,
jika benar adanya aku ingin semua mimpi akan jadi nyata, tidak sekedar mimpi
saja.Aku ingin meraih mimpi bersamamu, berjalan seiring bersama, seirama saling
melengkapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar