Total Tayangan Halaman

Pengikut

Rabu, 23 Agustus 2017

SCREENPLAY FILM- "DON'T TOUCH ME"



                                STARLIGHT CINEMA

  “DON’T TOUCH ME”

  PLAN THE PROJECT  FOR  STARLIGHT CINEMA
THE TITTLE           : DON’T TOUCH ME
 SCRIPTWRITER   : MARWAHQUROTAAYUN. M
TYPE OF FILM     : FIKSI

Irma sesosok gadis multitalent dengan kesibukan berbagai kegiatan kesehariannya. Irma seorang staff di Sekolah Menengah Pertama sambil mengajar les bahasa Inggris, sesuai dengan jurusan kuliahnya. Irma memang punya cita-cita sebagai guru bahasa Inggris juga sebagai penulis, tapi untuk sementara sambil menyelesaikan kuliahnya, Irma bekerja sebagai staff tata usaha sekolah. Disela kesibukan mengajar les bahasa Inggris, bekerja dan kuliah Irma juga mengikuti pelatihan Qiroah disuatu lembaga pendidikan dipusat kota. Bahkan setiap malam minggu, dua kali dalam sebulan Irma juga mengikuti kajian Qiroah bersama para senior Qori dan Qoriah. Irma juga memiliki hoby unik yaitu selfi dan fashion show.
INT.KANTOR TATA USAHA SEKOLAH-SIANG
Irma
(Sibuk didepan komputer dengan pekerjaannya di ruang  kantor tata usaha)
LONG SHOOT (CUT TO)

Irma
(Membereskan tempat kerja dan mengambil tas untuk berpamitan pulang setelah semua pekerjaan selesai)
Staff lain
“Sudah selesai mbak Irma.”
Irma
“Sudah bu, hari ini saya pulang duluan ya bu.”
Staff lain
“Ya memang sudah jamnya pulang kok, sebentar lagi saya juga mau pulang kok.”
Irma
“Saya duluan ya bu, Assalamu’alaikum.”
(berpamitan sambil berjabat tangan)
Staff lain
“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh”
(keluar ruang kantor menuju parkiran)
EXT.PARKIRAN MOTOR-SIANG
Irma
(Pulang mengendarai motor maticnya menuju kampus)
CUT TO/ FADE TO BLACK
Kisah ini berawal dari pengkhianatan seorang teman kuliahnya yang selalu iri dan meremehkannya karena dia tidak mampu seperti Irma. Amel yang selalu iri dengan Irma yang multitalent. Irma yang dari awal kuliah memang sudah terbiasa menulis buku dan bahkan sudah menghasilkan karya tulis namun masih dalam proses. Irma memang terlihat biasa tapi sebenarnya memiliki otak yang cerdas, ”Ibarat air diam-diam menghanyutkan”. Prestasi dikampus seakan biasa saja, tapi sesungguhnya Irma menyimpan banyak karya tulis. Jadi kalau Amel selalu meremehkan kemampuannya, Irma cuma tersenyum dan berkata dalam hati, “Akan aku buktikan suatu saat nanti”.
INT.RUANG CLASS-SIANG
Irma
(duduk diruang class sendiri sambil mengerjakan tugas kampus, dan beberapa saat kemudian datang beberapa mahasiswa lainnya termasuk Amel)
Amel dan teman-teman
“Assalamu’alaikum”
Irma
“Wa’alaikumussalam wr wb.”
(sesaat kemudian dosen masuk kelas dan menjelaskan tugas kampus yang harus dipresentasikan minggu depan)
Dosen
“Good Afternoon.”
Mahasiswa
“Good Afternoon sir.”
Dosen
“Bagaimana dengan tugas yang saya berikan minggu kemarin, apa ada yang sudah selesai?”
Irma
“Saya sudah selesai Pak.”
Dosen
“Coba lihat, Irma.”
(Dosen mengambil paper tugas kampus Irma)
“Tinggal revisi sedikit, minggu depan sudah siap presentasi ya Irma, yang lain gimana ini.”
Mahasiswa lain
“Belum pak, belum dapat ide.”
Dosen
“Kalian ini gimana, Irma saja sudah selesai dan siap presentasi minggu depan, pokoknya gak mau tau ya minggu depan kalian harus siap untuk mempresentasikan tugas kalian masing-masing.”
(Dosen mengakhiri class dan keluar dari ruangan class)
Dosen
“See you next week.”
Mahasiswa
“See you sir.”
CUT TO/ FADE TO BLACK

INT.RUANG CLASS-SIANG
Teman
“Mbak Irma sudah selesai tugasnya.”
Irma
“Sudah selesai tinggal revisi sedikit lagi, siap presentasi minggu depan.”
(sebelum pulang Irma merevisi tugasnya agar tidak tertunda-tunda, teman yang lain pun masih dikelas dan baru akan mulai mengerjakan tugas kampusnya)
Amel
“Lihat mbak Irma, kok cepet banget sih selesainya, apa bisa nanti kamu mempresentasikannya ?”
Irma
“Bisa dong, kamu sendiri bisa ngerjain nggak?!”
(Irma menjawab dengan tegas dan percaya diri)

Irma ingin ke kamar mandi sebentar dan menitipkan laptopnya kepada teman-teman yang lain. Amel yang sedang cuntel otaknya, gak punya ide sama sekali untuk mengerjakan tugasnya, tiba-tiba terfikir untuk mengcopas tugas Irma. Teman yang lain menyarankan agar tidak melakukannya tapi Amel memang bandel nggak mau berfikir kreatif sendiri, hanya bergantung dengan tugas Irma.
Teman
“Amel jangan copas mel, nanti klo ketahuan jadi masalah lho.’
Amel
“Biarin aja, masa bodoh.”
Teman lain
“Lha emang kamu bodho, bisanya copas gak kreatif, huuuuuuuu, tadi aja ngeremehin  Irma sekarang copas tugasnya, dasar kamu tuh picik.”
(tiba-tiba Irma masuk ruang kelas lagi, Amel terkejut dengan posisi laptop yang berubah dan kembali ketempat duduknya)

Irma
(Irma agak heran kenapa posisi laptopnya berubah arah, dan bertanya dalam hati apa ada yang menyentuh laptopnya, lalu melanjutkan revisi tugasnya)
Teman lain
“Hati-hati lho mbak Irma, tar ada yang copas tugasnya.”
Irma
“Ah nggak, aku dah selesai revisi. Aku pulang duluan ya teman-teman, Assalamu’alaikum.”
(Irma keluar meninggalkan ruangan kelas)
Teman-teman
“Wa’alaikumussalam wr wb”
CUT TO/ FADE TO BLACK
Amel pun semakin penasaran dengan teman kuliahnya ini, kenapa diremehkan tapi cuma tersenyum dan terlihat enjoy saja. Suatu saat Amel membuka laptop Irma dan ternyata Irma sudah memiliki banyak karya tulis yang membuatnya melongo dan terperangah malu sendiri. Tapi yang namanya Amel, selalu iri dan ingin selalu tampil menyaingi Irma meskipun dengan cara tidak baik bahkan licik sekalipun. Pada awalnya pertemanan mereka baik-baik saja, tapi setelah Irma mengetahui kelicikan teman kuliahnya ini, Irma memilih diam dan menjauhi Amel. Irma lebih menemukan kebahagiaan dalam kesendirian sehingga Irma sekarang menjadi gadis introvert, bergaul dengan teman lainnya jika sedang good mood atau seperlunya saja. Irma dan Amel sama-sama gadis jomblo gak pernah pacaran, tapi suatu saat Irma memiliki pacar dari chating disosmed. Disela kesibukan mengerjakan tugas kampus smartphonenya bergetar dan berdering tanda ada message masuk.
INT.KAMAR IRMA-MALAM
Irma
“Siapa ini ya, ada pesan masuk tapi aku gak kenal.”
(Irma membaca pesan itu dari Indra dan membalas pesan tersebut sekedarnya saja sambil melanjutkan mengerjakan tugas kampus)
MS – ECU/ ZOOM OUT
CUT TO FADE TO BLACK
Sore harinya Indra yang semalem kirim message ke Irma tiba-tiba datang kerumah Irma, rupanya sudah tahu rumah Irma. Irma terkejut, tapi Irma terburu-buru pergi karena sudah janji akan mengajar les bahasa Inggris.
Indra
“Irma......’
(tiba-tiba Indra sudah duduk diteras rumah bersama keluarganya)
Irma
“Ya, mas Indra ya, maaf hari ini aku buru-buru sudah janjian mau mengajar les, lain kali aja datang lagi.”
(Irma pergi mengendarai maticnya yang setia menemani beraktivitas)
CUT TO/ FADE TO BLACK

Tapi alangkah terkejutnya Irma melihat Indra berduaan bersama Amel teman kampusnya sewaktu pulang dari beraktifitas dan menghampiri mereka berdua.
Irma
“Oh, jadi kalian pacaran ya.”
Indra
Enggggaaak, gaaaak kok.”
Irma
“Terus apa klo tidak pacaran berdua-duaan gandengan tangan gitu.”
Irma
“Ya sudahlah.”
(Irma pergi meninggalkan mereka berdua)
Indra
“Irma, tunggu aku, dengarkan penjelasanku dulu.”
(Indra coba mengejar Irma dan memegang pundaknya)

Irma
“Don’t touch me, okey ! Jangan sentuh-sentuh aku, aku wanita, bukan hp touch screen yang bisa disentuh-sentuh”
Indra
“Okey, okey aku tak menyentuhmu, tapi dengarkan aku, aku sayang kamu.”
Irma
“Simpan kata sayangmu itu.”
(pergi meninggalkan Indra)
CUT TO

Beberapa hari kemudian Irma pergi mengikuti kajian Al-Qur’an dipusat kota yang sudah biasa diikutinya sejak tiga tahun yang lalu. Pas malam minggu dari pada BT dirumah lebih baik buat ngaji.
INT.MASJID-MALAM
Irma
“Dari pada BT dirumah lebih baik ikut kajian tilawah Al-Qur’an aja.”
(pergi ke pusat kota ikut kajian tilawah Al-Qur’an)
CUT TO/ FADE TO BLACK

INT.KAMAR IRMA-PAGI
Irma
“Aku mau mengulang kajian tadi malam.”
(setelah sholat subuh Irma mengulang tilawah semalam dan setelah itu melanjutkan mengerjakan tugas kampusnya)



Tiba-tiba Indra datang menemui Irma dengan membawa kado kecil untuk meminangnya.
Indra
“Assalamu’alaikum, Irma.”
(Indra mengetok pintu sambil mengucapkan salam)
Irma
“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.”
(Irma terkejut melihat Indra datang kerumah)
Indra
“Boleh aku masuk Irma.”
Irma
“Ya silahkan masuk, duduk.”
(Irma mempersilahkan Indra duduk di kursi depan kamar Irma)
Indra
“Irma aku beneran sayang kamu dan aku ingin kamu menerima ini sebagai tanda kamu menerima pinanganku.’
(Indra mengeluarkan kotak cincin dari sakunya)
Irma
(menerima kotak cincin itu dan memandanginya, diam tak berkata apapun)

Irma
"Aku tahu semua kebohonganmu dan sekarang saatnya mengakhiri semua, menikahlah dengan pacarmu dan jangan pernah temui aku lagi, jangan pernah permainkan hati seorang wanita, jangan sakiti wanita, silahkan tinggalkan aku sendiri, aku bisa bahagia tanpamu."
MS-ZOOM IN

Irma pergi meninggalkan kota kelahirannya dan kembali merantau meraih cita dan cinta yang kandas menjadi nyata di masa depan yang cerah penuh makna. Irma sukses menjadi seorang scriptwriter dan sukses menemukan cinta sejati yang mampu memahami dan setia, saling melengkapituk menjadi sempurna dalam meraih ridho Illahi.



-------------------------------------THE END----------------------------------------

TO BE CONTINUE IN STORY "CERDAS KREATIF DALAM SYAR'I"

SCRIPWRITER BY MARWANTI MARWAHQUROTAAYUN, A.Md



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara Qolbu Books Collection Written by Marwahqurotaayun. M

Marwahqurotaayun Books Collection of Mutiara Qolbu that written by myself has printed and this is Master of printed. 1.This is the ...